Friday, September 14, 2012

David Levithan's The Lover's Dictionary


Judul: Kamus Sang Kekasih (The Lover's Dictionary)
Penulis: David Levithan
Penerjemah: Rosi L. Simamora
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 216 hal.

Sinopsis:
yearning, kb/ks. hasrat; kerinduan.
Di pusat hasrat ini adalah keyakinan bahwa segalanya bisa sempurna.

abyss, kb. jurang yang sangat dalam.
Ada saatnya aku meragukan segalanya. Ketika aku menyesali segala sesuatu yang telah kauterima dariku, segala sesuatu yang telah kuberikan padamu, dan segenap waktu yang kusia-siakan untuk kita.

beguile, kk. memperdaya.
Kejadiannya waktu kau berjalan-jalan di seantero apartemen mengenakan boxer-ku dan kau tak tahu aku sudah bangun. Lalu cengiran itu, saat kau tahu aku sudah bangun. Kau menghabiskan banyak sekali waktu di pagi hari untuk memastikan setiap helai rambut berada di tempatnya. Tapi aku harus memberitahumu: aku paling suka seperti ini, acak-acakan, kusut-masai, berantakan.

cache, kb. tempat menyembunyikan sesuatu.
Aku memutuskan untuk membereskan meja kerjaku. Kusangka kau tengah sibuk di dapur. Tapi lalu aku mendengarmu di belakangku, mendengar kau bertanya, ”Apa isi folder itu?”. Aku yakin wajahku merah padam saat memberitahumu isinya adalah printout email-email-mu, bersama surat-surat dan catatan-catatan kecil yang diselipkan di antaranya, bagaikan bunga-bunga yang diselipkan di kamus. Kau tidak mengatakan apa-apa lagi, dan aku bersyukur karenanya.

Review:
Jatuh cinta sama formatnya. Hehehe. Baru kali ini baca buku dengan format unik seperti ini. :)

Sesuai namanya, The Lover's Dictionary atau Kamus Sang Kekasih, buku ini menceritakan tentang pasang-surutnya suatu hubungan. Kalau novel lain biasanya seperti ini: Opening --> Persoalan Inti --> Klimaks --> Anti-klimaks --> Closing, di buku ini lain.

Wednesday, September 12, 2012

John Green's The Fault in Our Stars


Title: The Fault in Our Stars
Author: John Green
Publisher: Dutton Books
Pages: 313 p

Summary:

Diagnosed with Stage IV thyroid cancer at 13, Hazel was prepared to die until, at 14, a medical miracle shrunk the tumours in her lungs... for now.

Two years post-miracle, sixteen-year-old Hazel is post-everything else, too; post-high school, post-friends and post-normalcy. And even though she could live for a long time (whatever that means), Hazel lives tethered to an oxygen tank, the tumours tenuously kept at bay with a constant chemical assault.

Enter Augustus Waters. A match made at cancer kid support group, Augustus is gorgeous, in remission, and shockingly to her, interested in Hazel. Being with Augustus is both an unexpected destination and a long-needed journey, pushing Hazel to re-examine how sickness and health, life and death, will define her and the legacy that everyone leaves behind.

Wishful Wednesday #1



Baru pertama kalinya nih ikutan Wishful Wednesday. XD

Setelah dihitung-hitung lagi, banyak juga buku yang saya pengenin minggu ini. :p

Friday, September 7, 2012

Tumpukan Buku Minggu Ini

Habis lebaran THR-nya masih banyak sih jadi aja ngeborong.




Minggu lalu saya ke Jakarta bersama saudara-saudara sepupu. Saat ke Gramedia Mall Taman Anggrek (udah jauh-jauh ke Jakarta tapi mainnya tetep ke Gramed :)) ), saya menemukan buku ini. Tepat di bawah tumpukan buku Between The Lines-nya Jodi Picoult dan anaknya. (Yang, omong-omong, bakal saya beli kalau gak menemukan buku ini :p)


Dapat diskon 25% untuk buku-buku dari penerbit Elex Media dan GPU di Rumah Buku. :)


Direkomendasikan oleh Tirta. :) Saya pernah baca Antologi Rasa dan suka banget! Gak sabar baca ini. *lirik tumpukan buku*


Udah lama nyari buku ini dan akhirnya ketemu juga di Times BIP! Kecewa karena adanya yang movie tie-in, bukannya cover asli. :|


Friday, August 31, 2012

Stephanie Perkins' Lola and The Boy Next Door



Title: Lola and The Boy Next Door
Author: Stephanie Perkins
Publisher: Dutton Books
Pages: 338 p.

Summary:
Budding designer Lola Nolan doesn’t believe in fashion . . . she believes in costume. The more expressive the outfit—more sparkly, more fun, more wild—the better. But even though Lola’s style is outrageous, she’s a devoted daughter and friend with some big plans for the future. And everything is pretty perfect (right down to her hot rocker boyfriend) until the dreaded Bell twins, Calliope and Cricket, return to the neighborhood.
When Cricket—a gifted inventor—steps out from his twin sister’s shadow and back into Lola’s life, she must finally reconcile a lifetime of feelings for the boy next door.
Opening:
Love, looooove it! I love Lola, I love Cricket, I love the storyline, and I love the cover! Especially I even love it because it’s contemporary YA! (Yes, I am sort of bored reading fantasy, but somehow, that doesn’t stop me to borrow/buy them. Ha.)

Emily Bronte's Wuthering Heights


Judul: Wuthering Heights
Penulis: Emily Bronte
Penerjemah: Lulu Wijaya
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Halaman: 488 hal.

Sinopsis:
Wuthering Heights mengisahkan tentang cinta yang tak sampai antara Heathcliff dan Catherine Earnshaw. Ketika Catherine yang sangat dicintainya memutuskan untuk menikah dengan Edgar Linton yang merupakan saingan Heathcliff sejak kecil, Heathcliff pun melarikan diri dan kelak kembali sebagai pria kaya dan berpendidikan, lalu dia mulai menyusun rencana pembalasan dendam kepada keluarga Earnshaw dan Linton yang diyakininya telah menghancurkan hidupnya.
Review: 
Di halaman pertama buku Wuthering Heights yang diterjemahkan oleh GPU, ada bagian “Tentang Penulis”, yaitu tentang Emily Bronte.

                “Dia [Emily Bronte] mencurahkan pikiran-pikiran rahasia dari jiwanya yang tersiksa ke dalam Wuthering Heights (1847), buku yang mengangkat namanya menjadi tokoh besar dalam kesusastraan Inggris.”

                Awalnya, saya tidak mengerti apa yang dimaksud dengan “mencurahkan pikiran-pikiran rahasia” ke dalam novel pertama dan terakhirnya. Tapi ketika saya mulai membaca, rasanya saya mengerti.

Monday, August 20, 2012

Amy Efaw's After





Title: After
Author: Amy Efaw
Publisher: Viking Juvenile
Pages: 350 pages

Summary: 
An infant left in the trash to die. A teenage mother who never knew she was pregnant . . . Before That Morning, these were the words most often used to describe straight-A student and star soccer player Devon Davenport: responsible, hardworking, mature. But all that changes when the police find Devon home sick from school as they investigate the case of an abandoned baby. Soon the connection is made?Devon has just given birth; the baby in the trash is hers. After That Morning, there?s only one way to define Devon: attempted murderer.
And yet gifted author Amy Efaw does the impossible? she turns Devon into an empathetic character, a girl who was in such deep denial that she refused to believe she was pregnant. Through airtight writing and fast-paced, gripping storytelling, Ms. Efaw takes the reader on Devon?s unforgettable journey toward clarity, acceptance, and redemption.
Review:
Okay, before I start, I didn't write the review 4-reasons-why-you-should-read-this like I always do. Actually, as you can see from the title, I happened to write a letter to the main character, Devon Davenport. And from that letter, you can see what I thought about the book, the characters, the plot, and the pace. :)